DOS
MS-DOS adalah singkatan dari Microsoft Disk Operating
System, yaitu sistem operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang
digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menerjemahkan
input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer, ia
juga dapat menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau
hardisk, dukungan video, kontrol keyboard, dan banyak lagi fungsi-fungsi
internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan
file.
Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command
Prompt Window. Untuk keluar dari MS-DOS, ketik exit dalam jendela tersebut
yaitu pada kursor yang berkedip-kedip.
MS-DOS Mode adalah sebuah text based shell dimana lingkungan MS-DOS
diemulasikan dalam sistem operasi 32-bit atau 64-bit, seperti Windows. Program
berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file
yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di
desktop Anda.
Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih
Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.
MS-DOS memiliki sifat Single User dan Mono Tasking. Single User artinya bahwa
OS tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam waktu yang
bersamaan. Sedangkan Mono Tasking artinya bahwa OS tersebut hanya dapat
melakukan satu perintah / pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.
Sebelum sistem operasi Windows diluncurkan ke seluruh penjuru dunia pada tahun
1995, hampir semua pemakai komputer PC di dunia berada dibawah naungan system
operasi MS-DOS. Contoh-contoh program yang dirancangkan untuk MS-DOS adalah
Wordstar (word processor), Lotus 123 (spread sheet), DBase (pengolah database),
Turbo C (pemrograman, dan lain-lain).
Dalam perkembangannya MS-DOS adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak
digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft
membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya
menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah
sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI)
untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu,
Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga
delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981
hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan
salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari
sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga
menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama
Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang
belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980
sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari
Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS,
karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel
8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari
SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak
meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual
lisensi MS-DOS kepada IBM.
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, dimana versi IBM yang
langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan
dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System).
Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang
dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang
disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat
dibandingkan dengan versi MS-DOS. Namun MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS
pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena Microsoft sedang
berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang
disebut dengan OS/2. Ketika Microsoft melisensikan DOS kepada IBM,
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa
Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para
perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka
gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi
tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft
dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
Fungsi dari sistem operasi MS-DOS
1. Mengorganisasi atau mengendalikan kegiatan komputer
2. Mengatur memori
3. Menginstalasi hardware pendukung
4. Mengatur posisi input dan output data
5. Memanajemen sistem dalam komputer
6. Memanajemen file
7. Memanajemen direktori
Pengelolaan disk dan file merupakan salah satu fungsi terpenting dari MS-DOS
dimana sebagian besar perintah DOS melekukan operasi pada harddisk, floppy
disk, atau file.
Perintah-perintah dasar dalam MS-DOS, antara lain :
1. Komunikasi dengan sistem
Misalnya: DATE, TIME, SET, PROMPT, dan lain-lain.
2. Bekerja dengan disk
Misalnya: MASSIGN, DISKCOMP, DISK COPY, LABEL, dan lain-lain.
3. Bekerja dengan direktori
Misalnya: CHDIR/CD, DIR, MKDIR/MD, RMDIR/RD, TREE, PATH dan lain-lain.
4. Pengelolaan file
Misalnya: ATTRIB, COPY, ERASE/DEL, FC, RENAME/REN, dan lain-lain.
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
Misalnya: CLSMODE, PRINT, TYPE, dan lain-lain.
6. Setting lingkungan kerja
Misalnya: BREAK, COUNTRY, DEVICE, FILE dan lain-lain.
7. Penggunaan file batch
Misalnya: CALL, ECHO, FOR, GO, TO, IF, PAUSE, REM, SIFY, dan lain-lain.
Sumber Klikdisini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar